Pensiun (3) : Pensiun Janda/Duda PNS

Bismillah…

Menyambung artikel sebelumnya tentang jenis-jenis pensiun, maka kali ini insya Allah saya akan menjelaskan tentang pensiun PNS karena meninggal dunia dan tewas.

2. Pensiun PNS karena meninggal dunia (Pensiun Janda/Duda)

Apabila seorang Pegawai Negeri Sipil meninggal dunia maka isteri (isteri-isteri) dari PNS pria ataupun suami dari PNS wanita berhak menerima pensiun janda/duda. Besarnya pensiun janda/duda sebulan adalah 36% (tiga puluh enam persen) dari dasar pensiun, dengan ketentuan bahwa apabila terdapat lebih dari seorang istri yang berhak menerima pensiun, maka besarnya bagian pensiun janda untuk masing-masing istri adalah 36% dibagi rata antara istri-istri itu. Jumlah 36% dari dasar pensiun dimaksud tidak boleh kurang dari 75% dari gaji pokok terendah menurut peraturan pemerintah tentang gaji dan pangkat PNS yang berlaku saat itu.

Adapun Isteri/Suami dan anak yang berhak untuk mendapatkan pensiun janda/duda adalah :

  • Isteri/Suami dan anak yang telah terdaftar
  • Pendaftaran lebih dari satu isteri harus sepengetahuan isteri pertama
  • Apabila pada saat PNS meninggal dunia tidak mendaftarkan isteri/suami maka pensiun janda/dudanya dapat diberikan kepada istri/suami yang ada pada waktu ia meninggal dunia. Apabila pegawai negeri pria mempunyai isteri lebih dari seorang, maka pensiun janda diberikan kepada isteri yang waktu itu paling lama dan tidak terputus dinikahinya.
  • Anak yang didaftarkan adalah anak yang berhak
  • Pendaftaran isteri/anak dilakukan dalam waktu 1 tahun
  • Anak yang berhak untuk menerima pensiun adalah anak yang belum berumur 25 tahun, belum mempunyai penghsilan sendiri dan belum pernah menikah. Apabila terdapat anak yang usianya lebih dari 21 tahun tetapi belum 25 tahun maka dimintakan surat keterangan belajar dari sekolah yang bersangkutan.

Yang perlu diketahui dari pensiun janda/duda adalah jika janda/duda tidak memiliki anak apabila dikemudian hari ternyata menikah lagi maka hak pensiunnya dibatalkan. Namun, jika yang bersangkutan memiliki anak maka hak pensiunnya diserahkan kepada anak yang memenuhi syarat yang telah ditetapkan diatas. Khusus bagi penerima pensiun janda memiliki keistimewaan dimana hak pensiun jandanya dapat ditetapkan kembali jika perkawinan barunya tersebut terputus.

3. Pensiun Janda/Duda dari Pegawai yang tewas

Jenis Pensiun ini diberikan kepada janda/duda atau orang tua dari PNS yang dinyatakan tewas. Yang dimaksud dengan tewas, ialah :

  • Meninggal dunia dalam dan karena menjalankan tugas kewajibannya
  • Meninggal dunia dalam keadaan lain yang ada hubungannya dengan dinasnya sehingga kematian itu disamakan dengan meninggal dunia dalam dan/atau karena menjalankan kewajibannya
  • Meninggal dunia yang langsung diakibatkan karena luka-luka maupun cacat rohani atau jasmani yang didapat dalam hal-hal tersebut pada huruf a dan b di atas.
  • Meninggal dunia karena perbuatan anasir-anasir yang tidak bertanggung jawab ataupun sebagai akibat dari tindakan terhadap anasir-anasir itu

Perbedaan dari pensiun karena meninggal dunia adalah pada jumlah penghasilan yang diterima oleh penerima pensiun. Pada pensiun tewas, besarnya jumlah pensiun yang diterima oleh janda/duda adalah 72% (tujuh puluh dua persen). Jumlah 72% tersebut  pun tidak boleh lebih kurang dari gaji pokok terendah menurut PP tentang gaji pegawai yang berlaku bagi mendiang suami/isterinya yang meninggal dunia.

Demikian sedikit ulasan mengenai pensiun PNS yang dapat saya tulis. Semoga apa yang sedikit ini dapat memberi manfaat bagi para pembaca blog ini.

Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh….

About these ads

16 pemikiran pada “Pensiun (3) : Pensiun Janda/Duda PNS

    • mf baru balas mas…
      untuk mengetahui persentase uang pensiun janda, harus diketahui dulu berapa pensiun pokok suaminya yang didsarkan atas masa kerja PNS tsb. Persentase pensiun janda sebesar 36% dari pensiun pokoknya itu…

      • Terima kasih atas pertanyaanny Mas…
        Sbenarny untk permsalahan stlah ybs pensiun sy krang begitu mengerti krn itu sdh menjadi wewenang pihak Taspen, nman setau sy ybs ttap dpt tunjangan max. Utk 2 org anak dgn syarat anakny tlah terdata dlm SK pensiun dan ada ketrangan sekolah/kuliah utk yg berusia 21-25 thn..

  1. kalau si pensiun duda meninggal dan tidak punya istri, langkah2 dan cara pengambilan pensiunannya bagaimana?

    • Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar…
      Jika yg bersangkutan berstatus duda dan memiliki anak maka hak pensiunnya diterima oleh anak kandungnya selama memenuhi persyaratan yg telah ditentukan, namun jika ybs tdk memikiki anak lagi, maka tidak memperoleh uang pensiun bulanan, hanya memperoleh akumulasi uang tabungan pensiun yg dibayarkannya selama ini serta taspen. Pengusulannya sama seperti pengurusan SK pensiun lainnya, silakan hubungi bagian kepegawaian ybs… :)

    • terima kasih atas kunjungan dan komentarnya.. mohon maaf karena baru bisa membalas komentar anda..
      tidak ada, jika dia tewas karena dinas, bahkan walaupun masih CPNS dia berhak menerima hak pensiun bulanan.

  2. Dear Aulia..
    Mhn info ..jika wanita pensiunan TNI (dlm hal ini wanitanya yg TNI) dan telah menjandi janda kemudian menikah lagi….dan kemudian meninggal. .apakah suami barunya mempunyai hak/menerima pensiun dr istrinya.

    Salam

    • Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, mohon maaf karena baru sekarang membalas komentarnya..
      Untuk permasalahan dalam lingkup kepegawaian TNI/POLRI saya kurang begitu mengetahui karena latar belakang saya dari PNS. Namun, jika kasus seperti yang anda utarakan terjadi dalam lingkup PNS, maka duda yang bersangkutan insya Allah akan menadapatkan pensiun dudanya asalkan pernikahannya tercatat secara resmi dalam administrasi kepegawaian.

  3. mo tanya bagai mana cara mengurus sk pensiun yang hilang om sy seorang VETERAN sudah maninggal th2005 cuma sampai sekarang blom bisa turun sk janda karna sk pensiun alm.om saya hilang …… untuk persyaratan lain nya sudah ada termasuk PIAGAM DAHOR yang asli….apa msih bisa di urus bagaimana caranya …..mohon d jawab?terima kasih

    • Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, serta mohon maaf baru sekarang bisa membalasnya..
      Untuk kalangan TNI POLRI saya kurang mengetahuinya. Namun untuk permasalahan yang saudara hadapi, cb hubungi kantor ASABRI sebagai pihak yang berwenang dalam pembayaran pensiunnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s